Pluralisme Is Beatiful (2)
Saturday, June 16th, 2007…Mengutip dari Wikipedia Indonesia…"Pluralisme merupakan sebuah kerangka dimana ada interaksi beberapa kelompok2 yang menunjukkan rasa saling menghormati dan toleransi satu sama laen…"
Hal ini tertera tegas dalam wikipedia Indonesia…Adalah kurang beralasan jika di salah satu forum mailing list menyatakan bahwa pluralisme tidak ada kaitanya dengan kehidupan dalam konteks sosial….Ada keterkaitan yang bila ditelaah lebih jauh merupakan salah satu indikator penentu kemajuan dan perkembangan suatu masyarakat, bangsa bahkan negara…Pro-kontra penafsiran kata pluralisme memang terasa sangat panjang dan agak sedikit melelahkan bagi beberapa kalangan…Kebanyakan hanya mengartikan dalam konteks agama atau yang biasa disebut pluralisme agama…tapi sebenarnya pluralisme juga berinteraksi dengan kehidupan dalam konteks sosio-kultur…Dalam konteks agama, pluralisme merupakan kerangka pemahaman dimana perbedaan merupakan keniscayaan yang telah ditetapkan oleh Tuhan…Hal ini tertera dalam Surat Al-Kafiruun (6) yang merupakan opsi bijak dari Tuhan…Disini kita dituntut untuk saling berdampingan dalam keharmonisan ditengah2 perbedaan…bukan malah menonjolkan perbedaan yang ada…coba pikirkan…betapa indahnya keharmonisan antar umat beragama…tanpa adanya prasangka dan dugaan semata….atau yang lebih ironis lagi kebanyakan beberapa kelompok meng’klaim’ bahwa kelompoknyalah yang memiliki kebenaran tunggal…kita mesti sadar bahwa kebenaran adalah mutlak milik Tuhan…manusia hanya sebatas pemahaman kebenaran…adapun pemahaman kebenaran itu sendiri merupakan upaya manusia untuk lebih mengerti dan memahami nilai2 universal yang diciptakan Tuhan sesuai dengan konteks jamannya…keterbatasan manusia tertera dalam Al-Quran jika dibandingkan dengan Tuhan Sang Penciptanya…kelebihan manusia dibandingkan mahluk lain ialah hanya akal pikiran…dimana akal pikiran hasil ciptaan Tuhan tidak semestinya dijadikan sebagai modal penghancur keberagaman, yang sangat bertentangan dengan lahirnya Islam (rahmatan lil alamin)…akan tetapi lebih indah jika akal pikiran dijadikan sebagai modal kasih sayang sesama manusia…sebagai modal pembangunan…baik pembangunan ekonomi, pembangunan sosial, pembangunan budaya, pembangunan bangsa dan negara…bukankah dengan perbedaan kita menjadi indah….kita menjadi kaya…kita menjadi satu dalam beda…membangun nilai2 kemanusiaan yang sesuai dengan ajaran agama Islam…
Allahua’lam bis showab…
….nyambung ga nyambung…cuma belajar….
abe_offedit
FIC, my campuz…
07.00 am